Sabtu, 25 Desember 2010

LANGKAH MERAKIT LAPTOP

Memory, card WLAN, processor, dan harddisk yang akan di rakit ke Laptop
Pasang Spacer pada Harddisk
Memasukan harddisk ke tempat harddisk di body laptop lalu tutup casing tempat harddisk
masukan card dengan posisi miring sebelum nantinya akan dikuatkan dengan baut, lalu Eratkan dengan baut, kemudian Pasang dua kabel antenna WiFi ke card WLAN
Letakan Memory miring sebelum nantinya di pasang dengan benar lalu Tekan dan pastikan di kiri kanan terkait dengan benar ke soket memory di motherboard
Pasang Processor pada laptop laluKencangkan baud pada soket processor menggunakan obeng
Pasang Saluran Angin dan Heatsink lalu Pasang baud pada processor dan kencangkan menggunakan obeng
pasang kabel power untuk cooling fan ke motherboard dan cooling fan terletak di penutup motherboard
pasang penutup motherboard, pasang baut dan kencangkan dengan obeng
pasang baterai laptop
 
Dan Laptop Siap digunakan untuk mempermudah kerja Anda......
Semoga Bermanfaat ^^

Minggu, 19 Desember 2010

Cara Kerja Touchscreen

1. Resistive Screen

Sistem resistif layarnya dilapisi oleh lapisan tipis berwarna metalik yang bersifat konduktif dan resistif terhadap sinyal-sinyal listrik. Maksud dari lapisan yang bersifat konduktif adalah lapisan yang bersifat mudah menghantarkan sinyal listrik, sedangkan lapisan resistif adalah lapisan yang menahan arus listrik.
Kedua lapisan ini dipisahkan oleh sebuah bintik-bintik transparan pemisah, sehingga lapisan ini pasti terpisah satu sama lain dalam keadaan normal. Pada lapisan konduktif tersebut juga mengalir arus listrik yang bertugas sebagai arus referensi.

 
Ketika terjadi sentuhan kedua lapisan ini akan dipaksa untuk saling berkontak langsung secara fisik. Karena adanya kontak antara lapisan konduktif dan resistif maka akan terjadi gangguan pada arus listrik referensi tersebut.
Efek dari gangguan ini pada lapisan konduktif adalah akan terjadi perubahan arus-arus listriknya sebagai reaksi dari sebuah kejadian sentuhan. Perubahan nilai arus referensi ini kemudian dilaporkan ke controllernya untuk di proses lebih lanjut lagi.
Informasi sentuhan tadi diolah secara matematis oleh controller sehingga menghasilkan sebuah koordinat dan posisi yang akurat dari sentuhan tersebut. Kemudian informasi diintegrasikan dengan program lain sehingga menjadi aplikasi yang mudah digunakan.
Layar dengan teknologi ini memiliki tingkat kejernihan gambar sebesar 75% saja, sehingga monitor akan tampak kurang jernih. Touch sensor jenis ini sangat rentan dan lemah terhadap sentuhan benda-benda yang agak tajam.
Teknologi ini tidak akan terpengaruh oleh elemen-elemen lain di luar seperti misalnya debu atau air, namun akan merespon semua sentuhan yang mengenainya, baik itu menggunakan jari tangan langsung maupun menggunakan benda lain seperti stylus. Sangat cocok digunakan untuk keperluan di dalam dunia industri seperti di pabrik, laboratorium, dan banyak lagi.

Definisi sederhananya:

Layar yang cara kerjanya harus ditekan, dapat menggunakan jari atau benda apapun yg ditekankan di layar. Kelemahan untuk layar ini adalah jika diletakkan dikantong (terutama kantong celana), bisa tertekan-tekan dan mengakibatkan layar jadi gampang rusak karena sering tertekan.
Indoor: sangat baik
Outdoor: kurang optimal

2. Capacitive Screen

Sistem kapasitif memiliki sebuah lapisan pembungkus yang merupakan kunci dari cara kerjanya, yaitu pembungkus yang bersifat capasitive pada seluruh permukaannya. Panel touchscreen ini dilengkapi dengan sebuah lapisan pembungkus berbahan indium tinoxide yang dapat meneruskan arus listrik secara kontiniu untuk kemudian ditujukan ke sensornya.


 
Lapisan ini dapat memanfaatkan sifat capacitive dari tangan atau tubuh manusia, maka dari itu lapisan ini dipekerjakan sebagai sensor sentuhan dalam touchscreen jenis ini. Ketika lapisan berada dalam status normal (tanpa ada sentuhan tangan), sensor akan mengingat sebuah nilai arus listrik yang dijadikan referensi.
Ketika jari tangan Anda menyentuh permukaan lapisan ini, maka nilai referensi tersebut berubah karena ada arus-arus listrik yang berubah yang masuk ke sensor. Informasi dari kejadian ini yang berupa arus listrik akan diterima oleh sensor yang akan diteruskan ke sebuah controller. Proses kalkulasi posisi akan dimulai di sini.
Kalkulasi ini menggunakan posisi dari ke empat titik sudur pada panel touchscreen sebagai referensinya. Ketika hasil perhitungannya didapat, maka koordinat dan posisi dari sentuhan tadi dapat di ketahui dengan baik. Akhirnya informasi dari posisi tersebut akan diintegrasikan dengan program lain untuk menjalankan sebuah aplikasi.
Capasitive touchscreen baru dapat bekerja jika sentuhan-sentuhan yang ditujukan kepadanya berasal dari benda yang bersifat konduktif seperti misalnya jari. Tampilan layarnya memiliki kejernihan hingga sekitar 90%, sehingga cocok untuk digunakan dalam berbagai keperluan interaksi dalam publik umum seperti misalnya di restoran, kios elektronik, lokasi Point Of Sales, dsb.

Definisi sederhananya:

Harus dengan sentuhan jari, tidak dapat menggunakan benda lain (kuku, stylus, dsb). Karena layar ini bekerja dengan memanfaatkan muatan listrik yang ada ditubuh kita. Layar sentuh model kapasitif ini hampir tidak memiliki kelemahan yang berarti, karena layar ini adalah pengembangan terbaru untuk menggantikan layar resistif.
Indoor: sangat baik
Outdoor: sangat baik

3. Surface Acoustic Wave System

Teknologi touchscreen ini memanfaatkan gelombang ultrasonik untuk mendeteksi kejadian di permukaan layarnya. Di dalam monitor touchscreen ini terdapat dua tranduser, pengirim dan penerima sinyal ultrasonik.
Selain itu dilengkapi juga dengan sebuah reflektor yang berfungsi sebagai pencegah agar gelombang ultrasonic tetap berada pada area layar monitor.
Kedua tranduser ini dipasang dalam keempat sisi, dua vertikal dan dua horizontal. Ketika panel touchscreen-nya tersentuh, ada bagian dari gelombang tersebut yang diserap oleh sentuhan tersebut, misalnya terhalang oleh tangan, stylus, tuts, dan banyak lagi. Sentuhan tadi telah membuat perubahan dalam bentuk gelombang yang dipancarkan.

 
Perubahan gelombang ultrasonik yang terjadi kemudian diterima oleh receiver dan diterjemahkan ke dalam bentuk pulsa-pulsa listrik. Selanjutnya informasi sentuhan tadi berubah menjadi sebentuk data yang akan di teruskan ke controller untuk diproses lebih lanjut.
Data yang dihasilkan dari sentuhan ini tentunya adalah data mengenai posisi tangan Anda yang menyentuh sinyal ultrasonik tersebut. Jika ini dilakukan secara kontinyu dan terdapat banyak sekali sensor gelombang ultrasonic pada media yang disentuhnya, maka jadilah sebuah perangkat touchscreen yang dapat Anda gunakan.
Teknologi ini tidak menggunakan bahan pelapis metalik melainkan sebuah lapisan kaca, maka tampilan dari layar touchscreen jenis ini mampu meneruskan cahaya hingga 90 persen, sehingga lebih jernih dan terang dibandingkan dengan Resistive touchscreen.
Tanpa adanya lapisan sensor juga membuat touchscreen jenis ini menjadi lebih kuat dan tahan lama karena tidak akan ada lapisan yang dapat rusak ketika di sentuh, ketika terkena air, minyak, debu, dan banyak lagi.
Kelemahannya kinerja dari touchscreen ini dapat diganggu oleh elemen-elemen seperti debu, air, dan benda-benda padat lainnya. Sedikit saja terdapat debu atau benda lain yang menempel di atasnya maka touchsreen dapat mendeteksinya sebagai suatu sentuhan.
Touchscreen jenis ini cocok digunakan pada ruangan training komputer, keperluan dalam ruangan untuk menampilkan informasi dengan sangat jernih dan tajam dan saat presentasi dalam ruangan.

4. Multi Touchscreen

Multi layar sentuh adalah pengembangan dari teknologi layar sentuh yang sudah ada. Dari arti kata “multi” yang berarti banyak, sudah terlihat bahwa keunggulan layar sentuh ini dapat disentuh oleh lebih dari satu jari. Layar multi sentuh ini mampu disentuh oleh puluhan jari dari orang yang berbeda-beda secara bersamaan.
Layar multi sentuh ini dapat digunakan untuk membesarkan, mengecilkan, mengubah posisi, dan memindahkan posisi objek pada layar monitor seperti foto atau games.
Layar multi sentuh ini biasa digunakan pada handphone, komputer, MP3 player, dan sebagainya.

Sistem Organisasi Komputer

Organisasi komputer pada prinsipnya adalah bagaimana seorang pengembang komputer mengkombinasikan dan menyusun komponen-komponen yang terdapat dalam suatu komputer. Komponen dasar yang terdapat dalam suatu komputer adalah processor (CPU), memory dan I/O device. Ketiga komponen dasar diatas dihubungkan dengan suatu jalur yang dinamakan bus.
Suatu komputer modern contohnya, memiliki komponen-komponen sebagai berikut:
-       Processor: i7 950 3.06 GHz
-       Memory: DDR3 4 GB
-       I/O device: Hard disk SATA 320 GB, keyboard dan mouse USB, VGA card ATI Radeon 4870 dengan LCD monitor, sound card Audigy X-Fi, Blu Ray drive
 
Cara kerja organisasi sistem komputer :

Komputer melakukan pekerjaan utamanya di bagian mesin dan kita tidak dapat melihat, sebuah pusat kontrol yang mengkonversi data informasi input ke output. Pusat kontrol ini, yang disebut central processing unit (CPU), Cara Kerja Sistem Komputer adalah sangat kompleks.

Luas seperangkat sirkuit elektronik yang mengeksekusi instruksi program yang tersimpan. Semua komputer, besar dan kecil, harus memiliki unit pengolahan pusat. Unit pengolahan pusat terdiri dari dua bagian: kontrol unit dan aritmatika / logic unit. Setiap bagian memiliki fungsi spesifik.

Sebelum kita membahas unit kontrol dan aritmatika / logic unit secara rinci, kita perlu mempertimbangkan penyimpanan data dan hubungannya dengan unit pengolahan pusat. Komputer menggunakan dua jenis penyimpanan: penyimpanan primer dan sekunder.

CPU berinteraksi erat dengan penyimpanan primer atau memori utama, mengacu pada itu untuk kedua instruksi dan data. Untuk alasan ini bagian ini akan membahas pembacaan memori dalam konteks unit pengolahan pusat.

Ingatlah bahwa memori (RAM) komputer hanya menyimpan data sementara, pada saat komputer adalah mengeksekusi program. Penyimpanan sekunder berlaku permanen atau semi-permanen data pada beberapa magnet luar atau media optik.

Disket dan CD-ROM disk yang telah Anda lihat dengan komputer pribadi adalah perangkat penyimpanan sekunder, seperti juga hard disk. Karena atribut fisik perangkat penyimpanan data sekunder cara menentukan data yang diselenggarakan pada mereka, kita akan membahas penyimpanan dan data sekunder organisasi bersama-sama di bagian lain.

Sekarang mari kita perhatikan komponen-komponen dari unit pengolahan pusat Cara Kerja Sistem Komputer.

Control Unit
Unit kontrol dari CPU berisi sirkuit yang menggunakan sinyal listrik untuk mengarahkan keseluruhan sistem komputer untuk melaksanakan, atau mengeksekusi, petunjuk program disimpan. Seperti pemimpin orkestra, unit kontrol tidak mengeksekusi petunjuk program; akan tetapi, ia mengarahkan bagian-bagian lain dari sistem untuk melakukannya. Unit kontrol harus berkomunikasi dengan baik aritmetika / logika unit dan memori.

The Arithmetic / Logic Unit
Aritmetik / logic unit (ALU) berisi sirkuit elektronik yang menjalankan semua operasi aritmatika dan logis.

Aritmetika logika unit dapat melakukan empat jenis operasi aritmatika, atau perhitungan matematika: penambahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian. Seperti namanya, aritmetika logika unit juga melakukan operasi logis. Sebuah operasi logis biasanya perbandingan. Unit dapat membandingkan angka, huruf, atau karakter khusus.

Komputer dapat melakukan tindakan berdasarkan hasil dari perbandingan. Ini adalah kemampuan yang sangat penting. Hal ini dengan membandingkan bahwa komputer dapat mengatakan, misalnya, apakah ada terisi kursi di pesawat terbang, apakah biaya-pelanggan kartu kredit mereka telah melampaui batas, dan apakah salah satu calon Kongres memiliki suara lebih banyak daripada yang lain.

Register: Temporary Storage Areas
Register adalah tempat penyimpanan sementara untuk instruksi atau data. Mereka bukan merupakan bagian dari memori, melainkan mereka adalah lokasi penyimpanan tambahan khusus yang menawarkan keuntungan dari kecepatan.

Register bekerja di bawah arahan dari unit kontrol untuk menerima, menyimpan, dan mentransfer instruksi atau data dan melakukan aritmatika atau perbandingan logika dengan kecepatan tinggi. Unit kontrol menggunakan penyimpanan data cara mendaftarkan pemilik toko menggunakan mesin kasir-sebagai sementara, tempat nyaman untuk menyimpan apa yang digunakan dalam Cara Kerja Sistem Komputer.

Memory dan Storage
Memori ini juga dikenal sebagai penyimpanan utama, memori utama, penyimpanan internal, memori utama, dan RAM (Random Access Memory); semua istilah ini digunakan secara bergantian oleh orang-orang di kalangan komputer. Memori adalah bagian dari komputer yang menyimpan data dan instruksi untuk diproses. Walaupun berhubungan erat dengan central processing unit, memori terpisah darinya. Program memori instruksi atau data hanya selama program itu menyangkut dalam operasi.

Sabtu, 18 Desember 2010

30310008 Langkah Membuat Jaringan (Wireless)

Tahap 1 ^^
Tahap 2 ^^

Tahap 3 ^^
Tahap 4 ^^
Tahap 5 ^^
Tahap 6 ^^
Tahap 7 ^^
Tahap 8 ^^ 
Tahap 9 ^^

Rabu, 15 Desember 2010

Storage.....

Apa itu Storage…???

Storage adalah media untuk menyimpan data baik dalam jangka waktu pendek maupun dalam waktu yang panjang.
Dan dari pengertian storage itu sendiri sudah jelas bahwa fungsi dari storage adalah sebagai tempat penyimpanan data.

Nah, Aturan pemetaan (Disk Data Organization) pada storage itu ada 2 macam yaitu:
1. Constant Angular Velocity (CAV)
kepadatan bit dari zona terdalam ke zona terluar semakin berkurang, kecepatan rotasi konstan, sehingga aliran data pun konstan. Digunakan pada Hard Disk. Di dalam CAV, saat head dari suatu storage device bergerak ke bagian track yang lebih dalam, kecepatan rotasi akan tetap dipertahankan.
 Karakteristik :
• Kecepatan Rotasi tetap (Constant RPM )
• Ukuran Block tetap
• Jumlah sektor tetap
 Implikasi :
• Sederhana dalam pengalamatan dan pengawasan
• Kepadatan bit pada lintasan ( track) semakin keluar semakin berkurang
• Umumnya digunakan pada sistem terdahulu yaitu disk magnetik
• Kurang cocok untuk disk kapasitas besar

2. Constant Linear Velocity (CLV)
CLV (Constant Linear Velocity): kepadatan bit tiap track sama, semakin jauh sebuah track dari tengah disk, maka semakin besar jaraknya, dan juga semakin banyak yang dimilikinya. Digunakan pada CD-ROM dan DVD-ROM. Di dalam CLV, saat head dari suatu storage device bergerak ke bagian track yang lebih dalam, kecepatan rotasi akan bertambah
 Karakteristik :
• Lintasan (track) tidak konsentris.
• Lintasan berupa spiral).
• Kepadatan tiap track tetap
 Implikasi :
• Penggunaan disk efisien


Proses kerja pembacaan pada Floppy Disk
Floppy Disk terbuat dari plastik yang fleksibel yang dilindungi oleh sampul luar yang terbuat dari plastik keras sebagai pelindungnya. Untuk menggunakannya, kamu sebelumnya harus memasukkanya kedalam Floppy Drive. Ketika Floppy Disk betul-betul masuk, ia akan terletak di tempat yang dapat membolehkannya untuk berputar (di dalam Floppy Drive). Ketika Floppy Disk berputar, kemudian "read/write head" yang ada di dalam Floppy Drive akan membaca data yang ada di dalam Floppy Disk tersebut.

Proses kerja pembacaan pada Hard Disk
Membaca data memerlukan beberapa proses perekaman. Drive memposisikan bagian pembaca dari head di atas track yang sesuai, dan kemudian menunggu sector yang tepat untuk berputar di atasnya. saat spektrum magnetik tertentu yang mewakili data anda pada sector dan track yang tepat berada tepat di atashead pembaca, komponen elektronik drive mendeteksi perubahan kecil pada medan magnet dan mengubahnya menjadi bit. Setelah drive tersebut selesai mengecek eror pada bit dan membetulkannya jika perlu. Kemudian mengirimkan data tersebut pada sistem operasi.

Proses kerja pembacaan pada CD/DVD
Di dalam drive writer data yg akan disimpan dalam cd diurai menjadi angka 0 dan 1 saja, terus oleh laser dituliskan ke lapisan cd dengan cara membakar lapisan tersebut, makanya istilah asingnya burn. nah lapisan yg telah ditandai oleh laser mempunyai kerapatan tertentu. ini dibaca oleh drive atau media cd lainnya yang mempunyai panjang gelombang tertentu dalam hal ini warna merah karena laser yang digunakan menggunakan laser merah atau gelombang berwarna merah, yang diterjemahkan oleh alat tersebut data yg kita simpan.makanya ada istilah reflektor, makanya cd/dvd selalu mengkilat karena biar mudah dibaca oleh laser pembacanya, walaupun udah ada cd warna hitam atau lainnya, tetep aja oleh drive cd/dvd dianggap berwarna merah reflektornya. kecuali BD dan HD yg warna lasernya biru sehingga kapasitasnya lebih besar karena data yg disimpan mempunyai kerapatan yg lebih kecil dari laser merah.

Kamis, 04 November 2010

PCA-10-01 30310008 Jurnal 4


SEJARAH  RAM  (Random Acces Memory)

RAM ditemukan oleh Robert Dennard pada tahun 1967. Ia adalah seorang tokoh berkebangsaan Amerika yang lahir pada 5 September 1932 di Terrell, Texas.
RAM diproduksi secara besar-besaran oleh intel pada tahun 1968, jauh sebelum PC ditemukan oleh IBM pada tahun 1981. Dari sinilah perkembangan RAM berawal.
RAM merupakan singkatan dari Random Access Memory, dimana random berarti melakukan proses secara acak. Acces secara bahasa yaitu jalan masuk; terkait; terhubung; atau gapain. Sedangkan memory merupakan ingatan atau bagian dari komputer yang berfungsi untuk menyimpan data dan program. Dapat disimpulkan bahwa RAM merupakan media penyimpanan sementara yang bersifat acak, biasanya disebut juga dengan memori kerja.
Komputer apabila tidak mendapatkan daya atau off, maka data yang disimpan pada memori ini akan hilang karena disimpan sementara (volatile).

Jenis -jenis RAM :
- SRAM (Static Random Access Memory)
- NV-RAM (Non-Volatile Random Access Memory)
- DRAM (Dynamic Random Access Memory)
- FPM DRAM (Fast Page Mode Dynamic Random Access Memory)
- EDO RAM (Extended Data Output Dynamic Random Access Memory)
- DR DRAM (Direct Rambus Dynamic Random Access Memory)
- SDRAM (Synchronous Dynamic Random Access Memory)
- DDR (Double Data Rate)
- DDR2 (Double Data Rate 2)
- DDR3 (Double Data Rate 3)


DDR (Double Data Rate)
Merupakan jenis memori yang mampu menjalankan dua instruksi dalam waktu yang sama. Teknik yang digunakan adalah dengan menggunakan secara penuh satu gelombang frekuensi. Jika pada SDRAM biasa hanya melakukan instruksi pada gelombang positif saja, maka DDR ini menjalankan instruksi baik pada gelombang positif maupun gelombang negatif.
AMD adalah perusahaan pertama yang menggunakan DDR pada motherboardnya. Pada 1999 dua perusahaan besar microprocessor INTEL dan AMD bersaing ketat dalam meningkatkan kecepatan clock pada CPU. Namun menemui hambatan, karena ketika meningkatkan memory bus ke 133 MHz, kebutuhan akan memori (RAM) akan lebih besar.

DDR2 (Double Data Rate 2)
DDR2 merupakan kemajuan yang logis dalam teknologi memori mengacu pada penambahan kecepatan serta antisipasi semakin lebarnya jalur akses segitiga prosesor, memori, dan antarmuka grafik (graphic card) yang hadir dengan kecepatan komputasi yang berlipat ganda.
Perbedaan pokok antara DDR dan DDR2 adalah pada kecepatan data serta peningkatan latency mencapai dua kali lipat. Perubahan ini memang dimaksudkan untuk menghasilkan kecepatan secara maksimum dalam sebuah lingkungan komputasi yang semakin cepat, baik di sisi prosesor maupun grafik.
Selain itu, kebutuhan voltase DDR2 juga menurun. Kalau pada DDR kebutuhan voltase tercatat 2,5 Volt, pada DDR2 kebutuhan ini hanya mencapai 1,8 Volt. Artinya, kemajuan teknologi pada DDR2 ini membutuhkan tenaga listrik yang lebih sedikit untuk menulis dan membaca pada memori.
Teknologi DDR2 sendiri lebih dulu  digunakan pada beberapa perangkat antarmuka grafik, dan baru pada akhirnya diperkenalkan penggunaannya pada teknologi RAM. Dan teknologi DDR2 ini tidak kompatibel dengan memori DDR sehingga penggunaannya pun hanya bisa dilakukan pada komputer yang memang mendukung DDR2.

DDR3 (Double Data Rate 3)
Kecepatan yang dimiliki oleh RAM ini memang cukup memukau. Ia mampu mentransfer data dengan clock efektif sebesar 800-1600 MHz. Pada clock 400-800 MHz, jauh lebih tinggi dibandingkan DDR2 sebesar 400-1066 MHz (200- 533 MHz) dan DDR sebesar 200-600 MHz (100-300 MHz). Prototipe dari DDR3 yang memiliki 240 pin. Ini sebenarnya sudah diperkenalkan sejak lama pada awal tahun 2005. Namun, produknya sendiri benar-benar muncul pada pertengahan tahun 2007 bersamaan dengan motherboard yang menggunakan chipset Intel P35 Bearlake dan pada motherboard tersebut sudah mendukung slot DIMM
RAM DDR3 ini memiliki kebutuhan daya yang berkurang sekitar 16% dibandingkan dengan DDR2. Hal tersebut disebabkan karena DDR3 sudah menggunakan teknologi 90 nm sehingga konsusmsi daya yang diperlukan hanya 1.5v, lebih sedikit jika dibandingkan dengan DDR2 1.8v dan DDR 2.5v. Secara teori,

HASIL DISKUSI  3 November 2010
1.      Clock Speed: Kecepatan untuk menuntut kerja microprocessor. Clock speed juga merupakan petunjuk utama yang mencerminkan kemampuan sebuah chip.
2.      Clock cycle: Satuan hitung kecepatan processor atau CPU.
3.      Bus Speed: Jumlah alur yang mampu dilaksanakan oleh sebuah pemroses dalam masa second. Satuan waktu ini diukur dalam unit juta arahan second yang disebut juga sebagai megahertz (MHz).
4.      Bus width: Ukuran dari jalur data yang data dan unsurnya bergerak di gelombang listrik.
5.      Bandwidth: Perbedaan atau interval antara batas teratas dan batas terbawah dari suatu frekuensi gelombang transmisi. Satuan yang digunakan adalah Hertz untuk sirkuit analog dan detik dalam satuan digital. 
6.  Cycle time: Waktu yang dibutuhkan CPU untuk melalui satu kali operasi secara lengkap.
 

DDR 1
PC 3200
64 bit
Clock Speed (CS)
Clock Cycle (CC)
Bus Speed (BS)
Bus Width(BW)
Bandwidth
Cycle Time

   PC/ CC*BW

  3200/
   2*8

   =200 Mhz
21=2
CS * CC
= 200 * 2
= 400 MHz
64 bit = 8 byte
3200
   1/ CS

    1/
   200

   =200Mhz


PROSES WRITING DAN READING PADA RAM:
Input yang dimasukkan melalui alat input akan ditampung terlebih dahulu di input storage. Bila input tersebut berupa program maka akan dipindahkan ke program storage, dan bila berbentuk data yang akan diolah atau data hasil pengolahan maka akan dipindahkan ke working storage dan bila akan ditampilkan ke alat output maka hasil tersebut dipindahkan ke output storage.
Contoh Lain :
DDR 3
PC 6400
32 bit
Clock Speed (CS)
Clock Cycle (CC)
Bus Speed (BS)
Bus Width(BW)
Bandwidth
Cycle Time

   PC/ CC*BW

  6400/
   8*4

   =200 Mhz
23=8
CS * CC
= 200 * 8
= 1600 MHz
32 bit = 4 byte
6400
   1/CS

    1/
   200
 Mhz